Batu Alam Sebagai Bahan Bangunan

Batu alam adalah salah satu material yang banyak digunakan masyarakat sebagai bahan bangunan, terutama untuk proses penyelesaian akhir (finishing). Kesan alami serta tampilannya yang dekoratif menjadi salah satu alasan batu alam menjadi begitu populer. Keragaman jenis serta cara pemasangannya yang mampu menghasilkan berbagai macam pola dan tampilan membuat batu alam seolah menjadi elemen wajib dalam pembangunan sebuah rumah, mulai dari taman, pagar, bahkan kamar mandi.

Namun, tidak semua bagian rumah dapat mempergunakan material batu alam ini. Ruangan yang mudah terkena kotoran seperti dapur atau garasi sebaiknya menghindari pemakaian batu alam karena karakter batu alam yang akan sulit dibersihkan apabila terkena kotoran seperti cipratan oli atau minyak.

Jenis – Jenis Batu Alam

Terdapat bermacam jenis batu alam seperti batu palimanan, batu bata press, batu kelanting, batu andesit, batu marmer, batu candi/selem dalam bahasa Bali, yang sering digunakan di Bali sebagai bahan bangunan. Bangunan rumah style Bali sangat identik dengan penggunaan material batu alam sebagai ornamen hiasan dinding ataupun pilar bangunan. terdapat bermacam jenis batu alam yang sering digunakan, dan masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut beberpa jenis batu alam yang cocok digunakan untuk mempercanting tampilan estetika bangunan Anda.

Jenis Batu Alam

1. Batu Palimanan

Batu Palimanan berasal dari kecamatan Palimanan di Cirebon. Batu yang satu ini diproduksi dari Gunung Ciremai dan sangat terkenal dengan kekuatan dan keawetannya. Batu Palimanan memiliki corak dan warna yang unik sehingga cocok di aplikasikan dalam pembuatan dinding bangunan style Bali, seperti pada dinding Bale Bandung, Bale Daje, Bale Dauh, Bale Delod, juga bisa digunakan pada Candi Bentar maupun Kori.

Batu Palimanan

Batu Palimanan

2. Bata Press

Terbuat dari tanah liat pilihan dengan campuran bubuk paras dan dipadatkan dengan mesin giling yang sering kita sebut dengan molen. Dicetak dengan mesin, Berbentuk persegi panjang dengan tingkat kesolidan yang tinggi. Biasanya digunakan untuk penyengker pura, tembok pembatas rumah, pintu masuk rumah, sanggah / pelinggih, candi, maupun interior rumah.

Bata Press

Bata Press

3. Batu Kelating / Paras Kerobokan

Batu kelanting atau juga di sebut batu Kerobokan banyak di hasilkan di daerah Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Batu Bali Paras Kerobokan mungkin merupakan pilihan yang paling tepat untuk anda. Selain tampilannya yang eksotis, batu alam yang satu ini juga dikenal akan teksturnya yang keras dan sangat awet terhadap perubahan cuaca. Tak heran jika batu alam yang satu ini menjadi pilihan yang tepat untuk diaplikasikan pada dinding rumah bagian luar atau pada pagar rumah.

Paras Kerobokan / Kelating

Paras Kerobokan / Kelating

4. Batu Andesit

Batu andesit berasal dari proses erupsi gunung berapi. Batu ini sudah sering dijadikan sebagai bahan pembangun dinding rumah karena karakteristiknya yang kuat, ketahanannya dalam menghadapi cuaca ekstrem, dan mudah dipasang. Batu andesit bertekstrur seperti kayu jadi bisa kamu jadikan eksterior ruangan, karya seni, ataupun pagar depan rumah.

Batu Andesit

Batu Andesit

5. Batu Candi / Batu Selem / Batu Lahar Karangasem

Batu selem (hitam)/lahar Karangasem memang memili penggemarnya sendiri, materialnya sendiri memiliki banyak kelebihan diantaranya memiliki tekstur yang khas dan unik, bahan keras dan solid, warna hitam yang unik sehingga dapat memberikan kesan yang mewah dan elegan terhadap bangunan yang menggunakan batu selem ini. Batu selem ini cocok diaplikasikan pada berbagai bentuk bangunan seperti untuk pelinggih, sanggah, kemulan, taksu, sanggah taro, padmasana, bataran piyasan, candi bentar, angkul-angkul, sendi bale bengong, gedong, dan ornamen pada bangunan rumah style Bali.

Batu Lahar Karangasem

Batu Lahar Karangasem

6. Batu Zeolit

Batu Hijau zeolit ini hanya ada di indonesia, dan sangat populer di gunakan sebagai dinding dan lantai pada kolam renang. Dengan tampilan warna alam asli hijau yang sangat bagus sehingga sangat cocok di kombinasikan dengan jenis batu alam lainnya untuk menambah komposisi desain supaya tidak monoton.

Batu Zeolit

Batu Zeolit

7. Batu Marmer

Batu marmer memiliki tekstur yang solid serta kilap, biasa diapalikasikan untuk pembuatan sendi marmer pada bangunan bale bengong, bale data, bale bandung ataupun pada bale saka enem, saka kutus. Pemasangannya sendiri sering dikombinasikan bahan keramik atau granit.

Batu Marmer

Batu Marmer

Kelebihan Batu Alam

  • Terkesan natural, elegan, dan mewah
  • Tidak cepat rusak jika dipasang pada lantai
  • Jika ada yang rusak, lantai batu alam tidak akan terlihat jelek
  • Ukurannya fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan
  • Rumah dapat menjadi lebih berwarna
  • Harga jual rumah akan jauh lebih mahal

Kekurangan Batu Alam

  • Warnanya tidak bisa seragam, namun justru di situlah keunikannya
  • Memiliki pori-pori yang besar sehingga harus ditutupi dengan bahan khusus lagi
  • Penggunaan batu alam pada lantai dua harus memperhatikan struktur bangunan
  • Materialnya cenderung berat sehingga saat distribusi dan pemasangan cukup repot
  • Harganya lebih mahal dibandingkan dengan keramik

Baca juga artikel lainnya mengenai ongkos tukang batu alam jika Anda tertarik mengaplikasikan material batu alam untuk dinding atau tembok rumah. Informasi mengenai jasa pemasangan batu alam wilayah Bali, bisa hubungi kami di kontak yang tersedia.

FOOTER-ADS tukang united

Butuh Jasa Tukang di Bali?

Cari jasa tukang yang jujur, terjangkau, profesional serta terpercaya di Bali? Tukangutd.com menyediakan jasa tukang yang jujur dan profesional untuk segala kebutuhan properti Anda.

Cek dan bandingankan dulu penawaran dari kami.

Minta Penawaran
MINTA PENAWARAN